Syeikh Jumadil Kubro : Biografi, Dakwah, Silsilah, dan Petilasan Makam

Syeikh jumadil kubro atau Syeikh Jamaluddin Akbar Al-Husaini, atau sering kita dengar dengan sebutan Syeikh Jumadil Kubro, beliau adalah seorang ulama besar yang berasal dari Samarkand, Uzbekistan, Asia Tengah.

Beliau ialah salah satu tokoh penting dalam penyebaran Agama Islam yang ada di Indonesia, Beliau juga diyakini sebagai keturunan ke-10 dari al Husain, Cucu dari Nabi Muhammad SAW.

Meskipun nama beliau kalah tenar dengan Wali Songo, beliau tanpa disadiri oleh banyak orang Indonesia adalah perintis wali songo, Mungkin tanpa beliau, tidak akan ada wali songo. Beliau juga diyakini bahwa beliau adalah nenek moyang dari para wali Jawa (wali songo) seperti Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang, Sunan Ampel dan bahkan juga wali yang paling jawa di antara para wali yaitu Sunan Kalijaga.

Tetapi versi sejarah beliau beraneka macam, salah satunya ada yang menyebutkan semasa saat di Maroko, Beliau menikah dengan anak penguasa setempat dan lahirlah Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Malik Maghribi yang menjadi Sunan Gresik.

Saat ketika berada di Samarkand, beliau menikah dengan Putri Bangsawan Uzbekistan dan lahirlah Ibrahim Zainuddin Al Akbar As Samaraqandi atau dikenal dengan nama Syeikh Ibrahim Asmoroqondi.

Ibrahim Asmoroqondi di bawah berdakwah di Indonesia dan China, Kemudian beliau menikah dengan Putri Champa dan Lahir lah Cucu Jumadil Kubro yaitu Sunan Ampel, yang menjadi ayah dari Sunan Bonang dan Sunan Drajat. dan Cucu satunya lagi dari Putri Champa yaitu Maulana Ishaq yang menjadi Ayah dari Sunan Giri dan Kakek dari Sunan Kudus.

Pada saat ketika ada di Kalantan, Syeikh Jumadin Kubro menikah juga dengan Putri Raja Chermin. Cicitnya adalah Syarif Hidyatullah atau sering dikenal dengan Sunan Gunung Jati.

Sementara itu Sunan Muria dan Sunan Kalijogo adalah keluarga Jauh, beliau Sunan Muria dan Sunan Kalijogo adalah keturunan dari adik beliau yang diajak pergi keliling dunia untuk berdagang dan berdakwah.

Keturunan dari beliau yang tidak berdakwah, menjadi raja dan kesultanan di Asia Tenggara dari Patani, Malaysia, Indonesia dan Mindao.

Silsilah Syeikh Jamaluddin Akbar Al-Husaini

Berikut ini adalah Silsilah Nasab dari syeikh Jumadil Kubro hingga sampai ke Rasulullah SAW:

  • Maulana Husain Jumadil Kubro bin
  • Ahmad Syah Jalaluddin bin
  • Abdullah Azmatkhan bin
  • Abdul Malik bin
  • Alawi A’mmil Faqih bin
  • Muhammad Shohib Mirbath bin
  • Ali Khali Qosam bin
  • Alwi Shohib Baiti Jubair bin
  • Muhammad Maulana Ash-Shaouma’ah bin
  • Alwi Al-Mubtakir bin
  • Ubaidillah bin
  • Ahmad Al Muhajir bin
  • Isa An-Naqib bin
  • Muhammad An-Naqib bin
  • Ali Al-Uraidhi bin
  • Imam Ja’far Ash-Shaddiq bin
  • Imam Muhammad Al Baqir bin
  • Imam Ali Zainal Abidin bin
  • Imam Husain Asy-Syahid binti
  • Sayyidatuna Fatimah Az-Zahra bin
  • Rasulullah SAW

Keluarga Syeikh Jumadil Kubro

Syeikh Jumadil Kubro memiliki banyak saudara, saudara beliau di antaranya yaitu:

  • Aludeen Abdullah
  • Amir Syah Jalalluddin (Sultan Malabar)
  • Alwi Khutub Khan
  • Hasanuddin
  • Qodir Binaksah
  • Ali Syihabudin Umar Khan
  • Syeikh Muhammad Ariffin Syah (Datuk Kelumpang Al Jarumi Al Fatani), dan
  • Syeikh Tanauddin (Datuk Adi Putra)

Syiar Islam Dari Syeikh Jumadil Kubro

syeikh jumadil kubro

Pada awal datangnya Syeikh Jumadil Kubro ke pulau jawa, beliau membawa ketiga anaknya yaitu: Maulana Ibrahim Asmoroqondi, dan Maulana Ishaq.

Setelah itu beliau berpisah dengan anaknya, Beliau akhirnya ke Wajo, Makassar dimana beliau wafat dan dimakamkan, Maulana Ibrahim Asmoroqondi ke Champa, disebelah Selatan Vietnam, yang kemudian meng Islamkan Kerajaan Champa, sementara itu adiknya Maulana Ishaq pergi ke Aceh dan MengIslamkan Samudrai Pasai.

Baca Juga : Biografi Sunan Bonang, Sejarah, Metode Dakwah, Letak Makamnya

Petilasan (Makam) Dari Syeikh Jumadil Kubro

petilasan syeikh jumadil kubro

Dilaporkan ada beberapa tempat Makam dari Syeikh Jumadil Kubro yaitu di Semarang, Trowulan, dan Di dusun Turgo (dekat Plawangan, Kaliurang), Desa Purwobinangun, Pakem, Sleman. Beliau wafat dan di makamkan di Wajo, Makasar Sulawesi Selatan.

Mempunyai Hubungan dengan Laksamana Cheng Ho

Mempunyai Hubungan dengan Laksamana Cheng Ho

Menurut di catatan di Goa Batu, Semarang, Tujuh dari Sembilan para Wali Songo ialah Keluarga serta rekan dari Panglima Cheng Ho yang juga berasal Xin Kiang (Xinjiang), yang sekarang berada di wilayah Tiongkok.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *