9+ Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan Gambar dan Penjelasannya [Lengkap]

9+ Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan Gambar dan Penjelasannya [Lengkap]

Alat Musik Tradisional Sulawesi SelatanSulawesi Selatan merupakan sebuah Provinsi yang beribukota di Makassar. Sulawesi Selatan dulunya mempunyai nama Ujung Pandang. Sulawesi Selatan sangatlah mempunyai potensi kesenian serta kearifan lokal yang sangat indah.

Dengan lebih dari 5 bahasa daerah yang ada disatu tempat mulai dari bahasa konjo, bahasa Makassar, bahasa konjo dan lain-lainnya, membuat Sulawesi Selatan menjadi rekomendasi saya jika kalian ingin berkunjung liburan.

Terlebih apabila kalian memang sangat senang melakukan Travelling maka berwisatalah ke Tana Toraja yang terdapat di bagian utara Sulawesi Selatan.

Apabila kalian beruntung mungkin kalian akan melihat sebuah kebiasaan atau tradisi yang cukup populer di Sulawesi Selatan (Sulsel) yaitu Mappalili, sebuah acara turun temurun sebagai sebuah tanda untuk memulai menanam padi.

Berharap agar sawah yang ditanam padi tersebut aman dari segala gangguan sampai waktu panen datang. Mappalili hanya ada satu dari banyaknya kearifan lokal di Sulawesi Selatan.

Berbicara tentang kebudayaan, berikut ini saya akan membahas tentang kesenian lokal yakni alat musik tradisional daerah Sulawesi Selatan.

Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

Beberapa waktu yang lalu kita baru saja mendengar tentang hari jadi atau hari ulang tahun (HUT) ke-9 Kabupaten Toraja Utara (Torut) yang tempatnya di Lapangan Bakti yang sangat seru dan semarak akan kesenian lokal yang membuat kita teringat dengan betapa bahagianya masyarakat dahulu waktu kebudayaan masih mendominasi wilayah.

Musik yang mereka dengar berasal dari lantunan alat musik tradisional Sulawesi Selatan langsung bukan dari teknologi handphone, mengumpulkan warga masih memakai alat tradisional yang terdengar ke seluruh penjuru desa dan di situlah keindahan Indonesia.

Berikut ini jenis-jenis nama alat musik tradisional Sulawesi Selatan beserta gambar dan penjelasannya:

1. Ana’ Baccing

info tentang alat musik ana' baccing

Baccing merupakan sebuah alat musik yang terbuat dari logam dan cara memainkannya  dengan cara dipukulkan satu sama lain.

Bentuknya yang sangat menarik, yakni mirip sepasang dayung membuat alat musik ini cukup tersohor, terlebih karena sering dimainkan dalam acara karnaval atau parade pesta dan upacara adat.

Baca Juga: Alat Musik Tradisional Jawa Timur

2. Basi Basi

penjelasan alat musik basi basi

Bentuk dari alat musik tradisional basi basi ini mengingatkan kita seperti alat musik tradisional tiup yang dipakai pawang ular pada film-film yang membuat ular menjadi jinak.

Masyarakat Bugis biasa menyebut alat musik ini dengan sebutan basi basi sedangkan penduduk Makasar sendiri menyebutnya Klarinet (seperti terompet panjang dengan banyak lubang suara).

Cara memainkan basi basi ini dengan cara ditiup, didalamnya terdapat sebuah membran yang nantinya dapat menghasilkan bunyi waktu dimainkan.

3. Gendang Bulo

informasi alat musik gendang bulo

Gendang Bulo merupakan alat musik tradisional daerah Sulawesi Selatan yang bentuknya seperti gendang tetapi ukurannya cukup kecil dan juga panjang. Gendang Bulo mempunyai ukuran yang berbeda, salah satu yang beda yaitu sisinya berukuran lebih lebar pada bagian yang dipukul.

Gendang ini dimainkan pada waktu acara-acara tertentu saja seperti adanya pernikahan atau acara adat tertentu, selain itu pemain dari alat musik Gendang Bulo yaitu kaum laki-laki.

Tetapi sayang  saat ini jarang dijumpai pemain yang masih muda, karena kemungkinan kurangnya minat belajar dari generasi muda.

Untuk cara memainkan Gendang Bulo, kalian harus mengatur letaknya terlebih dahulu dan apabila kalian normal (tidak kidal) sisi yang lebih besar berada di sebelah kanan dan untuk memukulnya menggunakan seperti sebuah batang kayu atau stik drum, dan bagian kiri dipukul menggunakan telapak tangan.

Posisi gendang pun juga harus diperhatikan, apabila kalian tidak kidal berarti posisi gendang tersebut miring ke arah kiri (bagian yang dipukul menggunakan tongkat di kanan) dan juga sebaliknya.

Pemain dari gendang ini biasanya menggunakan pakaian adat dan saat dimainkan, gendang ini bisa digabungkan dengan alat alat musik tradisional Sulawesi Selatan lainnya.

Baca Juga: Alat Musik Tradisional Maluku

4. Jalappa

penjelasn Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan Jalappa

Jalappa merupakan alat musik tradisional yang bentuknya seperti Simbal. Alat musik ini dibuat dari logam kuningan dan dimainkannya pada saat upacara adat tertentu saja seperti saat persembahan sesaji untuk para dewata.

Di beberapa wilayah, nama alat musik tradisional Sulawesi Selatan ini lebih populer dengan sebutan kancing-kancing karena bentuknya yang menyerupai kancing berukuran besar.

Jalappa ini juga digunakan pada waktu upacara adat tolak bala dan juga dipercaya menjadi bagian dari peralatan dukun di beberapa wilayah. Apabila digunakan untuk acara adat, biasanya sebelum sebuah tarian dimulai alat musik ini terlebih dulu dibacakan mantra-mantra saat diiringi alat musik lainnya.

5. Keso Keso

informasi Gambar alat musik Keso Keso

Keso-Keso ini adalah alat musik tradisional Sulawesi Selatan yang cukup populer karena dari segi suara yang dihasilkan sangat indah dan membuat kita seakan terbawa dengan suasana daerah asalnya.

Alat musik tradisional ini mempunyai nama (Keso) karena memang cara memainkannya dengan cara digesek, sehingga disebutlah (Keso-Keso) dan dari beberapa orang juga ada yang menyebutnya (Kere-Kere Galang).

Pada bagian tubuh Keso-Kesoyang dikenakan sebagai resonatornya dibuat dari kayu nangka yang telah dipilih dengan cara khusus dan dibentuk mirip dengan  jantung pisang dengan rongga di tengahnya agar menciptakan suara yang maksimal.

Setelah dipahat se-demikian rupa sehingga berbentuk cekungan, kekosongan dari kayu nangka tersebut ditutup dengan membran yang terbuat dari kulit kambing pilihan.

Dari alat penggeseknya tidak memerlukan kayu khusus karena asalkan kuat, kayu tersebut bisa dipakai sebagai busur yang digunakan untuk menggesek Keso-Keso.

Namun yang terpenting terletak pada benda yang terlihat seperti tali busur tersebut yang ternyata memakai rambut ekor kuda sebagai bahannya. Bunyi yang dihasilkan ternyata berasal dari gesekan antara senar pada Keso-Keso dan juga rambut ekor kuda pada busur.

6. Lalosu

info Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan Alosu

Alat musik tradisional Sulawesi Selatan Alosu merupakan alat musik yang terbuat dari anyaman daun kelapa dan berbentuk kotak-kotak kecil yang tersusun rapih. Pada bagian dalamnya terdapat biji-bijian yang apabila kita goyangkan akan menimbulkan suara seperti beras yang terdapat dalam botol plastik.

Penggunaan Alosu sulit ditemukan, namun apabila kalian beruntung ada beberapa nyanyian daerah yang menggunakan alat musik tradisional ini sebagai pengiringnya.

7. Puwi Puwi

penjelasan alat musik puwi puwi

Satu lagi alat musik tiup yang berbentuk cukup unik, Puwi-Puwi atau juga disebut puik-puik merupakan sebuah alat musik berupa terompet khas dari Sulawesi Selatan.

Bentuk serta cara memainkan alat musik ini sama mirip dengan beberapa alat musik dari daerah lain di Indonesia, seperti serunai di Sumatera, Sronen di Jawa Timur, dan Tarompet di Jawa Barat.

8. Suling Lembang

penjelasan tentang alat musik suling lembang

Suling Lembang merupakan alat musik tradisional di Sulawesi Selatan yang berasal dari asal Toraja yang mempunyai panjang yang berbeda dari suling lainnya, dengan panjang 40 sampai 100 cm, Suling Lembang merupakan suling terpanjang di daerah Toraja.

Meskipun dengan panjang sampai 1m, Suling ini mempunyai ukuran diameter yang kecil jadi kita masih bisa memegang dengan menggunakan tangan kita dan di bagian ujung suling tersebut diberikan cerobong tanduk, sampai bentuknya seperti terompet.

Suling Lembang mempunyai 6 lubang nada yang biasanya digunakan pada lagu lagu Toraja terutama pada waktu acara berduka, tetapi suling ini tidak dimainkan solo dan seringnya diiringi dengan alat musik lain yakni Suling deata.

Suling lembang bentuknya tegak lurus dan ditiup melalui bagian atas yang bentuknya seperti cincin dan juga nada-nada yang dihasilkan sangatlah bertemakan Toraja.

Peran Suling Lembang ini baru bisa terlihat pentingnya pada sebuah kegiatan Rambu Tuka’ dan juga Aluk Rampe Matampu (Upacara panen padi dan juga Upacara kematian). Pemakaian alat musik tradisional ini sangat penting untuk mengiringi syair dan lagu pada upacara tersebut.

9. Talindo

info tentang alat musik talindo

Talindo adalah alat musik tradisional khas Sulawesi Selatan yang lebih tepatnya berasal dari tanah Toraja, dengan berbentuk yang begitu unik dan juga sederhana alat musik tradisional Talindo / Popondi digunakan dalam berbagai acara adat disana.

Alat musik Talindo juga cukup populer didunia, nama Talindo adalah sebutan alat musik tradisional ini di daerah Bugis sedangkan Popondi untuk sebutannya di daerah Makasar.

Alat musik tradisional ini dibuat dari bahan yang bisa dicari dari alam yakni kayu, tempurung kelapa dan tentunya senar karena kita memainkan Talindo ini dengan cara dipetik. Talindo / Popondi mempunyai bentuk seperti busur, alat musik ini juga termasuk kedalam jenis sitar berdawai satu. Tempurung kelapa tadi nantinya akan dimanfaatkan sebagai resonatornya.

Mungkin itulah 9 alat musik tradisional Sulawesi Selatan dan penjelasannya secara lengkap. Apabila ada salah dan kurang tepat dalam penjelsan saya bisa tulis dikolom komentar dan jangan terus belajar dalam hal budaya. Terimakasih semoga bermanfaat.

zainal abidin

Uang Bilang Dapatkan Aku Lupakan Segalanya. Waktu Bilang Ikuti Aku Lupakan Segalanya. Masa Depan Bilang Perjuangkan Aku Lupakan Segalanya. Allah Bilang Dekati Aku Kuberikan Segalanya.

Leave a Reply