16 Tarian Adat Betawi Penjelasan dan Gambarnya (Wajib Kalian Ketahui)

info dan gambar tari adat betawi dan keunikannya

Tarian Adat Betawi merupakan tari tadisi yang masih ada sampai saat ini. Hanya saja tari taridisional ini tidak merata tingkat pelestariannya. Dampak budaya asing diduga salah satu faktor kenapa tari khas Betawi ini pelahan-lahan ditinggalkan.

Upaya semua pihak untuk menjaga eksistensi tari adat Betawi ini patut ditingkatkan, baik yang dilakukan oleh pemerintahan atau masyarakat itu sendiri. Tanpa adanya kesadaran, rasanya pesemis budaya asli Indonesia dalam bentuk tarian Betawi akan tetap ada hingga ke anak cucu digenerasi yang dilengkapi serba teknologi ini.

Seni tari tradisional Betawi sangat erat dengan alunan irama musik tradisional. Maka dari itu, jika tari adat Betawi ini punak, secara tidak langsung kejadian itu menghilangkan keberadaan kesinian musik Betawi juga.

Baiklah langsung saja saya akan menjelaskan macam-macam tarian adat Betawi yang wajib kalian ketahui:

1. Tari Sembah Nyai

arian Sembah Nyai Betawi dan penjelasannya

Tarian Sembah Nyai ini termasuk tarian adat betawi yang diringi oleh alunan musik dari Gambang Kromong. Jika kita amati dengan seksama, tari tradisional Sebah Nyai ini memiliki unsur Melayu yang terlihat pada beberapa gerakannya.

2. Tari Kembang Lambang Sari

Tari Kembang Lambang Sari khas Betawi penjelasan dan keunikannya

Katanya, Tari Kembang Lambang Sari ialah tarian yang terinspirasi dari kisah Bapak Jantuk Teater Topeng Betawi. Kisah Bapak Jantuk sendiri merupakan bentuk ekspresi gembira sang orang tua mengasuh anaknya.

Kegembiraan menjelma menjadi bentuk tarian tradisional yang hingga saat ini sudah dikenal oleh banyak orang.

3. Tari Lenggo Jingke

info tentang Tari Lenggo Jingke Tradisional Betawi

Tarian Lenggo Jingke ini dari kata bahasa betawi yang mempunya arti melenggang kaki sambil berjinjit, sesuai dengan unsur utama dalam gerakan tari ini, yaitu berjinjit. Pada penampilannya, tarian adat ini dipentaskan oleh penari wanita dengan berkelompok.

4. Tari Nandak Ganjen

penjelasan dan keunikan Tari Nandak Ganjen Betawi

Berdasarkan dari pengertian perkata, Tari Nandak Ganjen ini terdiri dari dua kata yakni Nandak dan Ganjen. Apa Maksud dari kata kata tersebut?

Nandak yang berarti menari dan Ganjen berarti genit. Nah, maksudnya adalah tarian khas Betawi ini menggambarkan kegenitan dan kelincahan remaja yang tengah beranjak dewasa.

5. Tari Cokek

Tari Cokek Tradisional khas Betawi

Tari Cokek ini merupakan tarian interaktif, yang dimana sang penari akan membelitkan selendangnya pada penonton dan sang penonton dilarang menolak untuk menari bersama.

Gambang Kromong juga menjadi musik pengiring utamanya dari tarian khas Betawi ini. Tari cokek biasanya ditampilkan saat acara-acara bersar digelar dan penari lazimnya menggunakan kebaya khusus, yang diberi nama kebaya cokek.

6. Tari Renggong Manis

penjelasan Tari Renggong Manis Betawi

Tari Renggong Manis ini termasuk dari salah satu tarian tradisional yang berasal dari perpaduan berbagai budaya, yaitu Arab, Cina Klasik, Betawi dan India.

Berdasarkan informasi yang ada, tarian tradisional Betawi ini diawal-awal kemunculannya ditampilkan pada pertunjukan acara-acara resmi sebagai penyambut tamu undangan.

Alasannya, gerakan dinamis dan irama yang penuh dengan keceriaan ini merupakan salah satu alasan kenapa tari Renggong manis digunakan media penyambut tamu.

7. Tari Ngarojeng

Tari Ngarojeng khas Betawi

pada gerakan dasarnya Tari Ngarojeng ini terjadi karena terinsprirasi dari musik Ajeng yang muncul dan berkembang i daerah Betawi pinggir. Musik Ajeng ini merupakan musik pengiring dalam acara pengantin adat tradisional betawi.

Apa hubungannya dengan tari Ngarojeng? Tetabuhan iringan tersebutlah yang menjadikan gerakan irama dasar tari Ngarojeng.

8. Tari Blantek

Tari Blantek daerah Betawi dan penjelasannya

Tari Blantek merupakan tarian khas Betawi yang fungsinya sebagai tari penyambutan tamu undangan dalam acara acara yang besar. Selain itu, awal munculnya tarian ini merupakan tarian pembuka dalam kesenian Blantek. Gerakan tari Blantek memberikan kesan menghibur dan gembira.

9. Tari Samra

penjelasan gambar Tari Samra khas Betawi

Tari Samra merupakan tari khas suku Betawi yang cuma ditampilkan oleh penari pria saja. Pada tarian ini gerakan uatama yang digunakan adalah gerakan silat teiapi dibuat terlihat lebih lembut, mematikan namun tetap mejaga nilai keindahan gerakan.

Dalam penampilannya, tari Samra biasanya diringi oleh irama musik dari orkes gambus. Saat menggelar acara seperti hajatan pernikahan atau khitanan, tari Samra selalu dipertunjukkan oleh mereka yang mempunyai hajat.

10. Tari Blenggo

Tari Blenggo khas tradisional Betawi

Tari yang selanjutnya adalah tari Blenggo yang juga menjadikan gerakan selat sebagai gerakan dasar tarian dengan mengutamakan estetika keindahan gerak. Tari Blenggo yang ada sekarang ini terbagi menjadi dua macam menurut irama aluan musik pengiringnya.

Pertama Tari Blenggo Ajeng yang diiringi alunan musik yang mempunyai kesamaan dinamika seperti gamelan Bali. Sementara yang kedua tari Blenggo Rebana  yang diiringi oleh alunan musik dari rebana biang.

11. Tari Gitek Balen

penjelasan Tari Gitek Balen Betawi

Penting untuk kalian ketahui, Tari Gitek Balen berisi gambaran mengenai ekspresi diri remaja perempuan yang beranjak dewasa. Geraka tarian Gitek Balen dinamis ini sesuai dengan kelincahan gerakan gadis yang sedang masuk ke dalam masa pubersitas. Kesan yang muncul dari tarian ini ialah kegembiraan.

12. Tari Yapong

info gambar Tari Yapong Betawi

Pada penampilannya, Tari Yapong ini biasanya diiringi oleh irama dari alat musik tradisional Rebana Ketimpring, Rebana Biang dan Rebana Hadroh. Tari tradisional ini diciptakan Bagong Kusudiarjo pada 1975.

Apabila ada yang akan berulang tahun, maka jauh-jauh hari sudah mengundang Tari Yapong untuk ditampilkan.

13. Tari Topeng Betawi

penjelasan Tari Topeng Betawi

Keunikan pada tari Topeng Betawi ini. Pada jenis tari ini, yakni menggabungkan seni drama, tari dan menyanyi. Pada tari Topeng Betawi biasanya diiringi oleh musik dari Rebab, Gong Buyung, Kempul dan Kulanter.

Penari yang ikut pementasan pada umumnya menggunakan topeng kayu dan memakai pakaian tradisional dari Betawi

14. Tari Sirih Kuning

asal usul Tari Sirih Kuning Betawi

Tari Sirih Kuning ini merupakan salah satu turunan dari tari Cokek. Pada mulanya tari sirih kuning ini dilakukan oleh sepasang penari pria dan wanita, tetapi belakangan tidak ada yang mengharuskan bahwa hanya orang dewasa yang boleh mementaskan tarian ini.

Tari Sirih Kuning diiringi oleh musik dari gmbang kromong. Tarian ini biasanya dipentaskan pada acara peringatan hari besar, hajatan pernikahan dan khitan.

15. Tari Lenggang Nyai

Tari Lenggang Nyai Betawi dan penjelasannya

Tari Lenggang Nyai ini yang tari tradisional Betawi diciptakan oleh Wiwiek Widiastuti. Ada kisah manusia yang ragu-ragu dalam memilih pasangan hidup dalam tari ini yang terinspirasi dari kisah Nyai Dasimah.

Nyai Dasimah harus memilih orang yang nyai sukai antara pria Belanda atau pria Indonesia. Keputusannya pun diambil, Nyai Dasimah mantap memilih dan menikah dengan pria dari Belanda tersebut.

Nasib cemas pun menimpanya, usai menikah, kebahagian tiada ditemukan oleh Nyai Dasimah. Perlawanan dalam berbagai bentuk sudah dilakukan Nyai Dasimah. Lebih singkat, tarian ini sangat menarik jika menjadi sebuah film dilayar lebar.

16. Tari Zapin Betawi

penjelasan dan keunikan Tari Zapin Betawi

Tari Zapin Betawi adalah tari tradisional yang memakai konsep perpaduan tari Zapin Melayu yang meniru budaya Arab di Timur Tengah. Biasanya penari Zapin Betawi ini memakai kerudung menutupi rambut dikepalanya.

Namun yang terjadi, tidak semua penari yang memakai kerudung. Dalam pementasannya, tari Zapin Betawi ini diiringi oleh alunan musik gambus dan Marwas.

Penutup

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dan saya mohon maaf ketika ada salah dalam penjelasan saya dan kalian bisa tulis komentar dibawah dan jamgan lupa dishare sebar luar tentang kebudayaan negara kita keseluruh media sosial.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *