20 Tarian Tradisional Jawa Timur, Penjelasan dan Gambarnya

tari adat jawa timur

Tarian Tradisional Jawa Timur – Kali ini saya akan menjelaskan tarian tradisional adat jawa timur dan penjelasannya, video dan gambarnya akan menjadi informasi yang paling banyak dicari oleh mereka yang suka dan cinta dengan adat kebudayaan indonesia dan lebih khususnya dalam seni tari.

apakah yang cinta kebudayaan dan adat indonesia termasuk dari kalian orangnya?

Provinsi Jawa Timur selain mempunyai banyak kebudayaan rumah adat, juga mempunyai banyak macam-macam tari tradisional yang masih dilestarikan sampai saat ini dan tarian ini bukan cuma untuk wanita, tetapi juga ada bagi laki-laki.

Daerah Surabaya dan Malang adalah salah satu kota yang sampai kini masih menjaga nilai-nilai kebudayaan Jawa Timur.

Kegiatan daerah selalu menjadi ajang untuk merayakan budaya lokal agar terus dikenal sama generasi muda sampai kapan pun.

Ada banyak macam tarian di daerah Jawa Timur dan pola lantainya. Sekarang ini saya tidak akan membahas itu, Namun kita akan fokus pada puluhan macam-macam tarian di daerah Jawa Timur agar kita mengetahui satu persatu.

Dengan membuatnya artikel ini dikarenakan jaman sudah maju dan sekarang sudah jarang lagi orang yang terlihat membaca koran, buku, dll. Oleh karena itu saya menuliskan artikel tentang kebudayaan indonesia ini.

Banyak sekali kebudayaan-kebudayaan indonesia yang perlu kalin ketahi, kita sebagai generasi jaman teknologi kita harus bisa melestarikan kebudayan para leluhur kita dengan merawatnya.

Baiklah, tak panjang lebar lagi. berikut ini adalah kumpulan macam-macam tarian tradisional Jawa Timur:

1. Tari Remo

tari remo tradisional jawa timur

Tari Remo ini adalah salah satu tarian Jawa Timur yang berasal dari Jombang. Tarian ini diciptakan oleh seorang pengamen dan dikembangkan.

Tari Remo ini sangat banyak sekali dikagumi oleh masyarakat Jawa Timur. Sampai saat ini Tari Remo menjadi salah satu tarian pembuka setiap acara pertunjukan kesenian Ludruk di Jawa Timur.

Jika dilihat dari pergerakan kakinya yang energik, maka kita akan menemui keunikan dari Tari Remo ini. Kesan yang dihadirkan sangat bagus dengan suasana yang ceria dan bahagia.

Pakaian atau kostum yang menjadi properti tari Remo yang populer ada tiga jenis yaitu:

  • Gaya Jombangan,
  • Gaya Sawunggaling,
  • dan Gaya Surabayan.

Baca Juga : Tari Tradisional Sulawesi Selatan

2. Tari Jaranan Kepang

Tari Jaranan Kepang Jawa Timur

 

Tarian yang ini juga termasuk dalam tari tradisional Jawa Timur yakni Tari Jaranan (Tari Jarang Kepang). Arti dari Tari Jaranan Yaitu tari tradisional yang dimainkan para penari dengan menaiki kuda mainan/tiruan yang terbuat dari anyaman bambu.

Pesan yang disampaikan oleh Tari Jaranan ini menceritakan tentang sosok sang pahlawan. Dimana perumpamaannya seorang prajurit yang gagah perkasa sedang menaiki kuda.

Yang selalu membuat heboh yaitu pada tarian jaranan sering ada kejadian pertunjukan atraksi memanggil jin atau kesurupan.

kesimpulan dari Tari Jaran Kepang, selain kaya dengan nilai seni dan kebudayaannya, tarian ini juga sangat kental dengan nilai spiritual dan kesan magisnya.

3. Tari Gandrung

Tari Gandrung Jawa Timur

Tarian yang berikut ini ialah Tari Gandrung yang seni tari dari Jawa Timur juga dari daerah Banyuwangi. Berdasarkan dengan maknanya, kata dari Gandrung ini bermakna terpesona.

Yakni mengilustrasikan rasa pesona masyarakat Banyuwangi terhadap Dewi Sri atau Dewi Padi yang telah membawa kesejahteraan kepada rakyatnya. Maka dari itulah Tari Gandrung asal Banyuwangi ini dahulu biasa dibawahkan penen raya.

Kemudian, Tari Gandrung asal Banyuawangi ini merupakan seni pertunjukan yang disajikan dengan iringan musik khas campuran atau perpaduan budaya Jaw dan Bali.

Pada penampilannya, Tari Gandrung ini dilakukan oleh seorang wanita yaitu penari profesional yang menari bersama tamu (terutama laki-laki) yang disebut dengan istilah Pemaju.

Baca juga : Alat Musik Tradisional Jawa Timur

4. Tari Ambarang

Seni Tari Ambarang Jawa Timur

 

Tari tradisional yang berikut ini yaitu Tari Ambarang yang termasuk tari khas Jawa Timur juga berasal dari Tulungagung. Pesan yang disampaikan oleh pernemu tarian ini, tarian ini menceritakan tentang pengamen jaranan yang di daerah Tulungagung.

Jika kita pelajari lebih jauh lagi tentang tarian ini, Maka seni tradisional jaranan ini sendiri dibagi menjadi beberapa macam tarian, diantaranya yaitu: Jaranan Serentewe, Jaranan Campursari, Jaranan Jawa, dan Jaranan Pegon.

Pada tari Ambarang ini, seni Jaranan yang diambil sebagai dasarnya adalah Jaranan Serentewe. Jaranan tersebut mempunyai ciri khas pada gerakannya yang lebih agresif.

5. Tari Batik Pace

Tari Batik Pace adat jawa timur

Selanjutnya yaitu tarian tradisional Jawa Timur yang bernama Tarian Batik Pace. Katanya, tari tradisional Batik Pace ini terinspirasi dari pendiri kota Pacitan yang dimana perjuangannya suka minum sari buah Mengkudu atau Pace.

Tari Batik Pace ini diciptakan oleh saudara Anang, yaitu orang yang mendirikan Sanggar Blarak Pacitan.

terkaitnya dengan buah Pace atau Mengkudu, tarian ini mengakomodasi sejarah dari buah Pace serta kebutuhan memperkenalkan karyanya yang berupa Batik Pace.

Baca juga : Filosofi Rumah Adat Jawa Timur

6. Tari Bedoyo Wulandaru

Tari Bedoyo Wulandaru Jawa Timur

Tari yang berikutnya yang dari Jawa Timur ialah Tati Bedoyo Wulandaru yang merupakan tarian yang berasal dari Banyuwangi lagi. Tarian ini merupakan perwujudan rsa bahagia dari rakyat waktu saat menyanbut kedatangan tamu besar yang datang ke sana.

Katanya, pada zaman dulu Tari Bedoyo Wulandaru ini digunakan oleh masyarakat Blambangan saat menyambut kedatangan rombongan dari Prabu Hayam Wuruk dan Majapahit Gajahmada saat bertamu ke daerah mereka.

Kesimpulannya, bahwasannya Tari Bedoyo Wulandaru ini sebuah bentuk ekspresi rasa gembira dari masyarakat Blambangan saat menyambut tamu yang dianggap agung atau mulia oleh mereka.

7. Tari Boran

Tari Boran Jawa Timur

Tari Boran ialah Tarian yang merupakan tari khas Jawa Timur yang berasal dari Lamongan. Kisah dari tari tradisional yang satu ini ialah tari yang menceritakan kehidupan dari para penjual nasi boran yang menjajakan dagangannya dan berinteraksi dengan pembeli.

Namun, selain itu nilai dari seni dan sosial budaya Tari Boran ini juga banyak terdapat nilai filosofi didalamnya.

Nasi Boran ialah makanan khas dari Lamongan Jawa Timur. Melalui tarian ini, produk nasi Borang ini tersosialisasi melalui pertunjukan seni.

Baca Juga: Tari Tradisional Adat Betawi

8. Tari Caping Ngancak

Tari Caping Ngancak Jawa Timur
eastjava.com

Tari Caping Ngancak ini termasuk dari tari tradisional Jawa Timur yang berasal dari Lamongan juga, kisahnya yakni tentang kehidupan bertani disawah ialah pesan yang disampaikan Tari Caping Ngancak.

Beberapa alat-alat kerja petani pun dikenakan oleh para penari, para penari menari layaknya seperti seorang petani yang menggunakan caping dan topi.

Selama masih ada petani Indonesia yang bertani disawah, maka Tarian Caping Ngancak ini masih relevan. Maka dari itu, beras-beras impor dari luar negeri harus segera dihapus oleh pemerintah.

9. Tari Gandrung Marsan

Tari Gandrung Marsan adat Jawa Timur

Tari Gandrung Marsan ini adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Banyuwangi Jawa Timur. Asal tarian ini dari kesenian yang berkembang pada tahun 1980. Sekelompok pria yang berusia 7 -14 tahun memerankan tarian ini dalam sebuah pentas pertunjukan.

Didalam setiap pertunjukannya, dikasih pesan propaganda untuk melawan penjajah pda tarian Gandrung Masran ini. Padahal hasil dari pertunjukan ini digunakan untuk membantu para pejuang semisal membeli perlengkapan alat perang atau kebutuhan lain.

10. Tari Giri Gora Dahuru Daha

Tari Giri Gora Dahuru Daha Jawa Timur

Tari Giri Gora  Dahuru daha ialah salah satu sendratari dari Jawa Timur. Tarian ini menceritakan kisah dari Calon Anang. Yang dimana Calon Anang ini digambarkan sebagai seorang perempuan jahat tukang teluh yang sakit hati karena anaknya tidak ada yang mau meminang.

Ada banyak peran yang dibutuhkan pada tarian Garapan Sendratari Giri Gora Dahuru Daha tersebut, seperti peran masyarakat Raja Airlangga, Mpu Baradah, Daha, Ratna Manggali, dan Calon Anang sendiri.

Para penari memakai pakaian tradisional khas Jawa Timur yang ciri-ciri pakaiannya berwarna terang. Ada 3 babak dalam tarian ini yaitu:

  • Keadaan awal masyarakat Daha,
  • Datangnya teluh,
  • dan juga penyelesaian dari Mpu Baradah.

11. Tari Taledhek

Tarian yang berikut ini adalah Tari Taledhek. Tari ini ialah tari petunjukan yang dibawakan oleh seorang seniman wanita yang menjadi seorang penari. Tari Taledhek ini sudah ada sejak pada kerajaan jaman kuno dulu.

Eksistensi Tarian Taledhek ini sudah ada dan sering kali digunakan sebagai petunjukan oleh keluarga kerajaan atau bangsawan ketika itu. Dengan umurnya yang begitu tuanya, seni tari ini wajar jika mendapat perhatian dari masyarakat Jawa.

12. Tari Tayub

Seni Tari Tayub Jawa Timur

Tari Tayub ini termasuk macam tari pergaulan yang dibawakan para wanita berparas ayu nan lemah gemulai. kolabirasi dari musik, lagu Jawa serta gerakannya menjadi keunikan terhadap tarian ini.

Tari Tayub ini mirip sekali dengan gerakan tarian jaipong yang sering dilakukan waktu acara khitan atau pernikahan dan acara kebesaran misal hari kemerdekaan indonesia.

13. Tari Jejer

Tari Jejer adat Jawa Timur

Tari Jejer adalah tarian dari Jawa Timur yang berasal dari Banyuwangi dan nama lain dari tari Jejer ini yaitu Tari Gandrung. Tari Jejer ini digambarkan sebagai sebuah kesenian pertunjukan yang menampilkan gerakan berirama dari para penarinya.

Dikenal sebagai tari khas Banyuwangi karena tarian ini termasuk mempunyai ciri khas yang unik, baik dari segi tariannya maupun jenis alat musiknya yang bernama Gong dan Kempul.

14. Tari Seblang

Seni Tari Seblang dari Jawa Timur

Tari Seblang ialah tarian tradisional Jawa Timur yang berasal dari Banyuwangi Juga. Tari ini sebagai salah satu acara adat bersih desa. Seni tari ini sangat jelas perbedaannya dengan seni tari yang lainnya.

Syarat dan kriteria untuk menjadi penari Seblang ini pun hanya dukun yang mengetahuinya.

15. Tari Kethek Ogleng

Tari Kethek Ogleng dari jawa timur

Tari tradisional yang berikutnya tetap masih berada di adat Jawa Timur yaitu Tari Kethek Ogleng. Ada hal keunikan pada tarian yang satu ini adalah dimana tarian ini merupakan tari yang gerakannya menirukan tingkah lakunya kethek atau dalam bahasa dinamakan kera (monyet).

Pada petunjukannya, tari Kethek Ogleng ini dipentaskan oleh 4 orang penari, yang 3 penari perempuan dan seorang laki-laki yang mempunyai peran sebagai kera.

Tarian ini diawali dengan masuknya ketiga penari perempuan ke panggung. 2 penari dari ke 3 penari perempuan tersebut memerankan sebagai dayang dan yang satunya memerankan sebagi putri kerajaan yaitu putri Dewi Sekarjati.

Untuk peran yang laki-laki yakni memerankan sebagai Raden Panji Asmorobangun yang berasal dari kerajaan Dhaha Kediri.

16. Tari Lahbako

Tari Lahbako dari Daerah Jawa Timur

Tari Lahbako ini tari tradisional Jawa Timur yang berasal dari daerah Jember. Tari ini menggambarkan kehidupan para petani tembakau di daerah Jember.

Pada pertunjukannya, Tari ini dilakukan oleh beberapa penari perempuan dengan gerakannya yang menggambarkan aktivitas para petani diladang atau kebun tembakau.

17. Tari Lenggang

Tari Lenggang Jawa Timur

Tari Lenggang merupakan tarian selamat datang yang populer dari surabaya Jawa Timur. Tarian ini dilakukan oleh penari perempuan yang menari dengan gerakan yang indah dan anggun.

Tari Lenggang ini merupakan adaptasi dari pengembangan kesenian sebelumnya yakni tari Tanda’an atau Ledek Tayub dan Sandur Madura.

Tari ini diciptakan oleh Dimas Pramuka Admaji pada tahun 1995. Waktu itu, dia disuruh menciptakan tarian penyambutan untuk memeriahkan hari jadi kota Surabaya.

18. Tari Muang Sangkal

Tari Muang Sangkal Jawa Timur

Tari Muang Sangkal ialah tari tradisional Jawa Timur ang berasal dari Madura. Denganr-dengar, Tarian ini bertujuan untuk ritual tolak bala atau menjauhkan dari mara bahaya. Pencipta tarian ini adalah Yaufikur Rahman yang berasal dari Madura kabupaten Sumenep.

Tarian ini ialah  ekspresi bentuk rasa kepedulian para seniman terhadap kekayaan yang dimiliki oleh madura yang sarat akan karya dan keunikan didalamnya dan mengangkat kembali sejarah dari kehidupan Keraton Sumenep.

19. Tari Petik Pari

Tari Petik Pari Jawa Timur

Tari Petik Pari merupakan tari tradisional yang berasal dari daerah pacitan Jawa Timur. Tarian ini bertujuan untuk merayakan hasil panen padi. Tari Petik Pari dikembangkan oleh saudara Anang dari Sanggar Blarak Pacitan.

20. Tari Singo Ulung

Seni Tari Singo Ulung dari Jawa TimurTari tradisional yang ini adalah Tari Singo Ulung yang merupakan tari Jawa Timur yang dimana penari memakai kostum yang mirip dengan singa dan menarinya seperti singa. Kesenian tari ini hampir sama dengan barongsai, Tetapi hal yang beda adalah kostum yang dipakai lebih sederhana dan temanya juga berbeda.

Mungkin segitu penjelasan tari tradisional Jawa Timur semoga bermanfaat jika ada salah dalam penjelasan silakan komen di bawah dan jangan lupa lestarikan budaya-budaya bangsa yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *